Bupati Andi Ina Buka MPLS Sekolah Rakyat Barru, 440 Siswa Mulai Belajar

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Harapan baru bagi ratusan anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Barru resmi dimulai. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Barru di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Jumat (31/7/2026). Momentum ini menjadi tonggak dimulainya operasional Sekolah Rakyat sebagai program strategis pemerintah untuk menghadirkan pendidikan berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh anak, tanpa memandang kondisi ekonomi keluarganya.

Suasana pembukaan berlangsung hangat dan penuh semangat. Penampilan peserta didik dari SRT 1 Kabupaten Barru bersama SRT 65 Kabupaten Pangkep membuka rangkaian acara sebelum dilanjutkan dengan penyerahan seragam sekolah dan penyematan kartu identitas kepada perwakilan siswa sebagai simbol dimulainya tahun ajaran baru di Sekolah Rakyat.

Bagi para siswa dan orang tua yang hadir, hari itu bukan sekadar seremoni. Ada harapan yang tumbuh bahwa pendidikan dapat menjadi jalan keluar dari keterbatasan ekonomi yang selama ini menjadi tantangan bagi banyak keluarga.

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Pendidikan di Barru

Dalam sambutannya, Andi Ina mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat Barru merupakan karunia Allah SWT sekaligus amanah besar yang harus dijaga bersama demi masa depan generasi penerus daerah.

“Hari ini adalah momentum yang sangat penting dan membahagiakan bagi masyarakat Kabupaten Barru. Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, tetapi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh anak memperoleh pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan tanpa membedakan latar belakang ekonomi keluarganya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Barru dan Forkopimda Pastikan Sekolah Rakyat Berjalan Baik

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena persoalan ekonomi. Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru dan masyarakat, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas kebijakan menghadirkan Program Sekolah Rakyat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Barru. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, DPRD, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah mendukung hingga Sekolah Rakyat Barru resmi beroperasi.

Di hadapan ratusan peserta didik baru, Andi Ina memberikan motivasi agar mereka memanfaatkan kesempatan belajar sebagai pijakan untuk mengubah masa depan.

“Jangan pernah takut bermimpi besar. Sekolah ini hadir untuk mengubah hidup kalian. Dari sekolah ini saya berharap akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan. Kelak akan ada yang menjadi bupati, gubernur, bahkan Presiden Republik Indonesia,” pesannya yang disambut tepuk tangan hadirin.

BACA JUGA :  PGRI Kabupaten Barru Gelar Rapat Perdana Pengurus 2025–2030

Menurutnya, kegiatan MPLS bukan hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi proses awal pembentukan karakter. Para siswa diajak mengenal lingkungan belajar, membangun persahabatan, menghormati guru, menaati tata tertib, serta membiasakan budaya disiplin dan tanggung jawab sejak hari pertama.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman dengan menjauhi segala bentuk perundungan.

“Kalian adalah anak-anak hebat. Nikmati proses belajar dengan penuh semangat. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan menemukan ilmu baru, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jangan pernah menyerah karena keadaan,” tuturnya.

Tak hanya kepada siswa, Andi Ina juga menyampaikan pesan kepada para orang tua agar tidak lagi merasa khawatir terhadap pendidikan anak-anak mereka.

“Saya ingin orang tua percaya bahwa anak-anaknya berada di tempat yang tepat. Mereka akan mendapatkan pendidikan, pembinaan karakter, pelayanan kesehatan, makanan bergizi, dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka,” katanya.

Sementara kepada guru dan tenaga kependidikan, Bupati berpesan agar mendidik siswa dengan penuh kasih sayang, memperlakukan mereka layaknya anak sendiri, serta menguatkan pendidikan karakter sehingga lahir generasi Barru yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.

Mengakhiri sambutannya, Andi Ina mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung keberlanjutan Program Sekolah Rakyat sebagai investasi besar dalam membangun masa depan daerah.

BACA JUGA :  Polres Barru Pastikan Kesiapan Pengamanan Run To Berru 2025

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, perlindungan, dan kemudahan kepada kita semua dalam membangun dunia pendidikan serta mewujudkan generasi Barru yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala SRT 1 Kabupaten Barru, Haris, menjelaskan penerimaan peserta didik dilakukan melalui penjangkauan langsung oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) bersama Dinas Sosial untuk memastikan seluruh siswa berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2.

Saat ini, Sekolah Rakyat Barru menampung 440 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, termasuk siswa titipan dari Kabupaten Pangkep. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang belajar, asrama berkapasitas 168 siswa, serta Water Treatment Plant (WTP) berkapasitas 84 meter kubik untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Haris juga mengungkapkan, dalam waktu dekat sekolah akan menerima lima Taruna Akademi Militer beserta dua pendamping sebagai bagian dari kolaborasi antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Sosial untuk memperkuat pembinaan karakter peserta didik.

Pembukaan MPLS turut dihadiri Wakil Bupati Barru, perwakilan Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah Barru, pimpinan OPD, camat, kepala desa, lurah, para guru, pendamping PKH, orang tua siswa, serta seluruh peserta didik baru.

Comment