BMKG Peringatkan 16 Daerah Sulsel Berpotensi Angin Kencang Hari Ini

Ilustrasi angin kencang

Ilustrasi angin kencang

MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM – Masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca pada Rabu (26/8/2026). BMKG Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca yang mencakup potensi angin kencang di 16 daerah serta udara panas di Luwu Utara.

Peringatan tersebut disampaikan melalui kanal informasi resmi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar. Kondisi cuaca yang perlu diwaspadai terutama berkaitan dengan angin kencang yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di luar ruangan.

Sebanyak 17 wilayah masuk dalam daftar kewaspadaan. Dari jumlah tersebut, 16 daerah berpotensi mengalami angin kencang, sedangkan Luwu Utara mendapat peringatan terkait potensi udara panas.

16 Wilayah Sulsel Waspada Angin Kencang

Adapun daerah yang masuk dalam peringatan potensi angin kencang BMKG meliputi Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo.

Masyarakat di wilayah tersebut diimbau lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar rumah, terutama apabila kondisi angin mulai menguat.

BACA JUGA :  Gubernur Sulsel Kantongi Daftar 551 Calon Kepsek, Evaluasi Ketat Sebelum Dikirim ke BKN

Angin kencang juga perlu diantisipasi karena dapat berdampak terhadap sejumlah aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi perjalanan darat, aktivitas pelayaran, hingga meningkatkan risiko terhadap pepohonan atau bangunan yang berada dalam kondisi rentan.

Masyarakat yang hendak bepergian juga disarankan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum beraktivitas. Bagi warga yang berada di sekitar pepohonan besar atau bangunan yang kurang kokoh, kewaspadaan perlu ditingkatkan ketika angin bertiup lebih kencang dari biasanya.

Sementara itu, Luwu Utara menjadi satu-satunya wilayah yang masuk dalam peringatan dini terkait potensi udara panas.

Secara umum, BMKG memperkirakan suhu udara di Sulawesi Selatan pada hari ini berada pada kisaran 15 hingga 36 derajat Celsius. Kelembapan udara diperkirakan berada di rentang 42 hingga 100 persen.

Kecepatan angin diprakirakan berkisar antara 16 hingga 46 kilometer per jam dengan arah angin dari sektor utara hingga tenggara.

Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas, khususnya di wilayah yang mengalami suhu lebih tinggi dan mendapat paparan matahari cukup kuat. Mengatur waktu aktivitas di luar ruangan dan menjaga kondisi tubuh menjadi langkah yang penting ketika cuaca terasa lebih panas.

BACA JUGA :  BMKG Rilis Peringatan Dini Daerah Berisiko Banjir dan Longsor di Sulsel

Di sisi lain, kondisi cuaca di Sulsel tidak sepenuhnya seragam. Meski sebagian besar wilayah diprakirakan berawan, BMKG masih memperkirakan hujan ringan terjadi di Luwu Timur dan Luwu Utara pada siang hingga sore hari.

Wilayah lainnya secara umum diprakirakan mengalami kondisi berawan. Namun, kondisi atmosfer dapat berubah sepanjang hari sehingga prakiraan cuaca tetap perlu diperhatikan secara berkala.

Bagi masyarakat yang memiliki aktivitas bergantung pada kondisi cuaca, seperti pelayaran, perjalanan antardaerah, kegiatan pertanian maupun pekerjaan di ruang terbuka, informasi terbaru dari BMKG penting untuk dipantau sebelum memulai aktivitas.

Peringatan dini ini juga menjadi pengingat bahwa kondisi cuaca dapat berubah dalam waktu relatif cepat. Masyarakat diimbau tidak hanya mengandalkan kondisi langit saat akan beraktivitas, tetapi juga mengikuti pembaruan informasi cuaca dari sumber resmi.

Dengan demikian, peringatan dini cuaca Sulsel 26 Agustus 2026 mencakup 16 wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang dan Luwu Utara yang mendapat kewaspadaan terhadap potensi udara panas. Kewaspadaan masyarakat diharapkan dapat membantu mengurangi risiko yang mungkin muncul akibat perubahan kondisi cuaca sepanjang hari.

BACA JUGA :  Prof Nurdin Abdullah Apresiasi Gubernur Sulsel dan Dukung Kepemimpinan Nasional

Comment