MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM – Semangat memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan aparatur sipil negara (ASN) mengemuka dalam pembukaan MTQ KORPRI VIII Tingkat Nasional 2026 di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin malam (24/8/2026). Mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Barru dalam agenda nasional tersebut.
MTQ KORPRI VIII Nasional 2026 berlangsung pada 24–29 Agustus 2026 dengan lokasi kegiatan tersebar di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Pembukaan secara resmi dilakukan Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar.
Suasana pembukaan berlangsung semarak, namun pesan utama yang disampaikan para pejabat yang hadir justru mengarah pada makna MTQ yang lebih dalam. Al-Qur’an diharapkan tidak berhenti sebagai bacaan dan materi perlombaan, tetapi menjadi pedoman moral dalam kehidupan, termasuk ketika ASN menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
MTQ KORPRI Dorong ASN Perkuat Akhlak dan Integritas
Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang untuk meningkatkan penghayatan, pemahaman, sekaligus pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya di lingkungan ASN.
Nasaruddin juga mendorong agar penyelenggaraan MTQ ke depan semakin memperkuat pendalaman kandungan Al-Qur’an. Hal tersebut, kata dia, termasuk melihat keterkaitannya dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Konsistensi KORPRI menyelenggarakan MTQ diharapkan mampu melahirkan ASN yang tidak hanya memiliki kemampuan profesional, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalankan pengabdian.
Perkembangan penyelenggaraan MTQ KORPRI menunjukkan antusiasme yang semakin besar. Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional sekaligus Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh, menyebut MTQ KORPRI telah berkembang sejak pertama kali dilaksanakan di Makassar pada 2012.
Dari awalnya hanya empat cabang dan sekitar delapan golongan, kini kompetisi tersebut berkembang menjadi delapan cabang dan 36 golongan. Jumlah pesertanya juga meningkat hingga hampir 1.700 peserta dan official dari 117 kafilah yang berasal dari 38 provinsi, 79 kementerian/lembaga, serta dua perguruan tinggi.
Menurut Zudan, perkembangan tersebut memperlihatkan semakin tingginya antusiasme ASN untuk mendalami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Ia berharap MTQ KORPRI VIII dapat terus menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, persatuan, karakter, sekaligus integritas ASN dalam menjalankan tugas.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah. Pemerintah daerah, kata dia, siap memberikan dukungan terbaik agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Sebagai bentuk apresiasi, Andi Sudirman juga menambahkan hadiah bagi para juara. Juara umum akan mendapatkan hadiah umrah, juara umum kedua memperoleh satu unit motor listrik, sementara 10 unit sepeda juga disiapkan sebagai bagian dari penghargaan.
Di tengah agenda nasional tersebut, Kabupaten Barru turut membawa nama daerah melalui keikutsertaan salah seorang ASN dalam kafilah Sulawesi Selatan.
Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menyambut positif penyelenggaraan MTQ KORPRI. Baginya, kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam pembinaan karakter ASN, terutama dalam memperkuat nilai keagamaan yang kemudian diterapkan dalam kehidupan dan pekerjaan.
“Mudah-mudahan dengan MTQ ini bisa menjadi pemicu bagi meningkatnya akhlak para ASN, terutama. Alhamdulillah, ada peserta Sulawesi Selatan yang berasal dari Barru. Mudah-mudahan bisa sukses,” ujar Abustan.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk ketika ASN menjalankan amanah pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap MTQ KORPRI tidak hanya menghasilkan prestasi dalam bidang perlombaan, tetapi juga memberikan dampak pada kualitas pribadi dan integritas aparatur.
Abustan secara khusus mengapresiasi keikutsertaan Harlina, SKM, staf UPT Puskesmas Kecamatan Pujananting, yang menjadi bagian dari kontingen Sulawesi Selatan pada MTQ KORPRI tingkat nasional. Harlina mengikuti cabang Tartil Al-Qur’an Putri.
Keikutsertaan Harlina dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Barru. Selain membawa nama daerah di tingkat nasional, pengalaman tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi ASN lainnya untuk terus mengembangkan potensi, termasuk dalam bidang keagamaan.
Bagi Barru, kehadiran dalam MTQ KORPRI VIII bukan hanya tentang mengikuti sebuah kompetisi. Ada harapan agar nilai-nilai yang dibawa dari kegiatan tersebut kembali ke daerah dan tumbuh dalam keseharian ASN—dari cara bekerja, melayani masyarakat, hingga menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Turut mendampingi Wakil Bupati Barru, Ketua TP PKK Kabupaten Barru, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, serta sejumlah pejabat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Barru.

Comment